PUSKESMAS KECAMATAN SUKOREJO MELAKUKAN PEMERIKSAAN HB REMATRI (REMAJA PUTRI) KELAS X SMKN 1 SUKOREJO

Agenda Sekolah Kegiatan Sekolah

Sukorejo, 24 Januari 2023 peserta didik putri kelas X SMK Negeri 1 Sukorejo mengikuti pemeriksaan HB yang diselenggarakan oleh pihak Puskesmas Kecamatan Sukorejo.

Tes HB (hemoglobin) merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur jumlah hemoglobin di dalam darah. Hemoglobin adalah protein pada sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke organ dan jaringan tubuh. Selain itu, hemoglobin juga berfungsi mengangkut karbon dioksida dari organ dan jaringan tubuh kembali ke paru-paru.

Nilai normal kadar hemoglobin seseorang ditentukan berdasarkan jenis kelamin dan usianya berdasarkan jenis kelamin dan usia. Kadar hemoglobin normal pada wanita berkisar antara 12-15 gr/dl, sedangkan kadar hemoglobin pada pria dewasa berkisar antara 13-17 gr/dl.  Seorang dikatakan anemia jika kadar hemoglobin dibawah normal.

Penyebab anemia remaja antara lain :

  1. Kehilangan darah secara kronis
  2. Asupan zat besi dan penyerapan yang tidak adekuat
  3. Peningkatan kebutuhan asupan zat besi untuk pembentukan sel darah merah yang lazim berlangsung pada masa pubertas.

Anemia pada remaja dapat membawa dampak kurang baik bagi remaja, anemia yang terjadi dapat menyebabkan menurunnya kesehatan reproduksi, perkembangan motorik, mental, kecerdasan terhambat, menurunnya prestasi belajar, tingkat kebugaran menurun, dan tidak tercapainya tinggi badan maksimal.  Peneltian Asian Development Bank (ADB) menyatakan bahwa anak yang anemia dapat menyenankan kehilangan angka kecerdasan intelektual anak sekitar 6-7 poin, setiap penambahan 1 gr% kadar hemoglobin dapat meningkatkan kecerdasan intelektual anak sekitar 6-7 poin.

Untuk mencegah anemia bagi para remaja,  maka diperlukan konsumsi makanan yang berperan dalam proses pembentukan hemoglobin, yaitu makanan tinggi akan zat besi, asam folat, protein vitamin B 12, serta vitamin C yang berfungsi membantu penyerapan zat besi.

Contoh dari makanan tersebut antara lain :

  1. Makanan kaya zat besi, asam folat dan protein, seperti daging, sereal yang telah diperkaya zat besi, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau gelap dan buah-buahan.
  2. Makanan kaya vitamin B12, seperti susu dan produk turunannya, serta makanan berbahan dasar kacang kedelai, seperti tempe dan tahu.
  3. Buah-buahan kaya vitamin C, misalnya jeruk, melon, tomat, dan stroberi. Vitamin C berfungsi untuk membantu penyerapan zat besi.

Hindari konsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi bersamaan dengan makanan yang mengandung zat penghambat penyerapan zat besi seperti teh, kopi, coklat.


#SMKN1SUKOREJO

#SKETSU

#SMKBISA

#SMKHEBAT

#SKETSUBISAHEBAT

GALLERY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *